AC Daikin, Untuk AC Hemat Listrik dan Ramah Lingkungan

www.daikin.co.id/


Penggunaan Air Conditioner (AC) atau pendingin ruangan merupakan suatu hal yang lumrah di saat ini baik dalam skala rumahan atau perkantoran. Lebih-lebih cuaca saat ini sangat panas.  

Karena efektivitasnya dalam mengusir hawa panas dan menggantinya dengan kesejukan, itulah alasan dasar banyak orang memilih AC menjadi pelengkap di ruangan rumah atau perkantoran. Karena mungkin bagi banyak orang, tidak nyaman ketika beraktivitas di dalam ruangan tanpa menggunakan AC. Namun ternyata di balik kenyamanan penggunaan AC ada dua hal yang harus diperhatikan. 

Pertama, penggunaan AC akan menambah daya listrik yang terpakai sehingga membuat pengeluaran bulanan untuk membayar tagihan listrik meningkat. Kedua, penggunaan AC ternyata dapat memicu percepatan pemanasan global.

Lalu harus bagaimana? Haruskah kita tidak menggunakan AC lagi? Tenang tidak perlu panik.

Karena saat ini ada AC Daikin untuk AC hemat energi dan ramah lingkungan. Mengapa Daikin?

Daikin merupakan pabrikan AC terdepan yang berkantor pusat di Jepang. Didirikan pada tahun 1924 dan mulai beroperasi sebagai pabrikan tabung radiator pesawat terbang. Dan kini dengan lebih dari 199 kantor cabang dan 38.000 pekerja di seluruh dunia, Daikin Group menjadi pabrikan terkemuka di bidang pembuatan alat-alat dan sistem Air Conditioner (AC) baik untuk perumahan, komersial, maupun industri.

Di Indonesia sendiri Daikin Group berdiri dengan nama PT. Daikin Airconditioner Indonesia berpusat di Jakarta Pusat yang menjadi suplier bagi 6 cabang di kota lain seluruh Indonesia.

Lalu teknologi apa yang membuat AC Daikin bisa mengatasi dua hal itu?

1. Inverter

Sebagai pabrikan AC terdepan, Daikin mengembangkan teknologi yang dapat menghemat energi. Karena itu, Daikin mengembangkan teknologi inverter dalam produk AC yang dibuatnya.

Apa itu inverter?

Inverter merupakan teknologi penghemat energi yang dapat menghilangkan pemborosan kinerja mesin AC dengan mengontrol kecepatan motor penggerak secara efisien. Prinsip kerja AC inverter adalah mengatur suhu dengan mendinginkan ruangan ketika suhu ruangan naik dan menghangatkan ketika suhu ruangan turun.

Kecepatan motor penggerak dalam AC yang tanpa menggunakan teknologi inverter adalah konstan alias tetap. Sementara suhu diatur dengan menghidupkan atau mematikan motor penggerak, sehingga energi listrik yang dikonsumsi akan lebih banyak.

Sementara itu, pada AC berteknologi inverter, pengaturan suhu ruangan dilakukan dengan mengubah kecepatan motor penggerak tanpa menghidupkan atau mematikan motor penggerak.

Berikut adalah perbandingan hemat energi antara AC non-inverter dengan AC inverter. Terlihat AC inverter lebih hemat energi 30% ketimbang AC non-inverter.

diedit ulang dari www.daikin.co.id/

2. Refrigerant R-32

Daikin telah bertahun-tahun menjadi satu pabrikan terdepan dalam mencari solusi perbaikan kualitas udara yang kita hirup untuk kehidupan yang lebih baik melalui kerjasama dengan pemerintah  dan organisasi internasional. Karena itu Daikin mengembangkan Refrigerant atau mesin pendingin generasi baru yaitu R-32 yang dapat menghantarkan panas keluar namun tetap ramah lingkungan.

Meskipun ada banyak jenis Refrigerant, namun Refrigerant R-32 adalah yang paling bagus saat ini. Karena Refrigerant R-32 dapat menghantarkan panas keluar dengan efisien dan dapat mengurangi konsumsi listrik sekitar 10% lebih hemat ketimbang AC dengan Refrigerant R-22.


diedit ulang dari www.daikin.co.id/


Saat ini Refrigerant yang paling banyak dipakai adalah jenis R-22 and R-410A. Namun jenis R-32 yang sepertiga lebih rendah dalam memicu terjadinya pemanasan global. Karena itu tidak heran bila hanya Daikin pilihannya untuk AC nyaman dan Hemat Energi. 

Kalau AC ya Daikin




Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Comments
0 Comments
Thanks for your comment