Menciptakan Motivasi Menulis Dengan Mengikuti Lomba Nulis (Motivasi Menulis)



Terkadang motivasi menulis itu tidak harus kita cari. Kita bisa berusaha untuk menciptakannya.

Salah satunya dengan mengikuti lomba nulis.

Sudah berapa kali sobat nulis mengikuti lomba nulis? Sudah pernah menang? Atau kalah terus? Atau hanya jadi kontributor buku terbit?

Menang atau kalah itu hal wajar

Menurut saya ada hal yang lebih penting daripada kita terus memikirkan kemenangan yang belum pasti dan kekalahan yang sudah pasti menyakitkan. hehe.

Ajang lomba menulis mungkin bisa Anda jadikan sebagai motivasi Anda untuk terus menulis. Seperti yang saya lakukan selama ini.

Selama ini saya merasa lomba nulis menjadi salah satu motivasi saya untuk terus berkarya dalam bentuk tulis menulis. Saya sudah puluhan kali mengikuti lomba nulis, fiksi atau nonfiksi, yang berhadiah jutaan atau hadiahnya hanya buku terbit gratis. 

Dan hasilnya... banyak yang tumbang atau hanya jadi kontributor buku terbit. Tidak apa-apa, numpang nama hehe.

Namun saya pikir meski tak menang, kita masih bisa merasa menang di sisi lain. Misalkan kita jadi lebih terpacu untuk terus berkarya atau kita bisa merasakan pengalaman bagaimana ketika tulisan kita akhirnya kita kirim ke ajang lomba dan dinilai oleh juri, yang jika kita beruntung jurinya adalah para penulis beken, seperti Kang Abik. Hebat bukan?

Kita tidak perlu terlalu memikirkan menang atau kalah. Yang penting kita sudah mau berusaha.

Jika kita kalah....

Dunia memang selalu demikian ada sisi positif dan negatif, jika kita hanya fokus pada sisi negatif, maka selamanya kita tidak akan bisa tersenyum, hehe. 

Begitu juga dengan peristiwa kekalahan kita di ajang lomba menulis, jika kita kalah dan meratapinya selama berbulan-bulan atau malah bertahun-tahun maka kapan lagi kita akan menulis? Mungkin setelah kita sembuh. Lebay. Hehe.

Maka dari itu, menang atau kalah teruslah menulis. Jika tulisan kita banyak maka kita tak perlu khawatir jika satu tulisan kita kalah lomba, karena kita memliki ratusan tulisan yang lain yang masih menunggu kemenangannya.

Di samping itu...

Dengan mengikutkan tulisan kita ke ajang lomba-lomba maka kita tidak akan hanya serasa sebagai jago kandang saja. Misalnya kita yang telah menulis bertahun-tahun dan memiliki ribuan tulisan tapi hanya menumpuk di file komputer atau di buku-buku catatan. Apakah hanya akan jadi pengumpul tulisan?

Bukankah tulisan itu bisa diikutkan lomba?

Bukankah banyak sekali lomba menulis yang menawarkan hadiah buaanyak dan tanpa membayar sepeser pun? Bukankah jika kalah kita tak bakal rugi? Tapi jika menang kita akan untung besar?

Sebenarnya bukan tak mungkin tulisan itu tak hanya akan menang tetapi juga dapat memberi inspirasi bagi penulis lain yang membacanya.

Dengan mengikuti lomba menulis semacam itu kita juga akan melatih mental kita saat mengalami kekalahan dan ketikan merasakan kemenangan. Jika kita mengalami kekalahan, di situlah mental kita diuji: apakah kita akan terus menulis atau berhenti menulis. Apakah kita akan tetap semangat menulis atau kita akan menghentikan kegiatan yang menghabiskan waktu banyak itu.

Dengan banyak mengikuti lomba nulis bukan hanya akan mengasah kemampuan kita dalam merangkai kata-kata, tetapi juga akan tambah menguatkan kita dalam menuangkan ide kita karena ketika menulis tentang subjek tertentu berarti kita juga akan membaca bacaan-bacaan tentang subjek yang akan kita tulis. 

Karena itu juga akan semakin menambah pengetahuan kita. Misalkan kita mengikuti lomba nulis non-fiksi tentang perikanan, maka kita akan membaca soal berbagai artikel atau buku tentang perikanan. Atau kita mengikuti lomba nulis fiksi cerpen tentang petualangan maka kita akan berkutat pada bacaan-bacaan yang berkaitan tentang itu.

Nah benar bukan? Lomba menulis bisa kita jadikan motivasi kita untuk terus menulis. Semakin banyak lomba menulis yang kita ikuti semakin banyak pengalaman menulis yang kita alami dan itulah yang penting menurut saya. Karena kita selalu mendalami proses bukan hanya hasil.

Dan akhirnya...

Akan tiba saatnya Anda akan menang dan merasakan kepuasan yang luar biasa.

Seperti saya...

Karena itu menang atau kalah tetap menulis ya...

Semoga motivasi sederhana ini bermanfaat...

Selamat menulis!
Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »
Comments
0 Comments
Thanks for your comment